Kasus Misbakhun Tidak Membuat Misbakhun Patah Semangat di Politik

Kasus Misbakhun Tidak Membuat Misbakhun Patah Semangat di Politik


Mukhamad Misbakhun yang menjadi Politisi di Partai Golkar sempat tersandung dalam sebuah kasus Misbakhun yang dituding Misbakhun korupsi yang dijerat hukuman dua tahun penjara oleh pengadilan. Tetapi, sesudah Mukhamad Misbakhun meminta Peninjauan Kembali (PK) oleh pengadilan.

Dan hasil dari PK yang diminta oleh Misbakhun terhadap pengadilan mendapatkan hasil yang baik, karena keputusan pengadilan bahwa Mukhamad Misbakhun tidak dinyatakan bersalah pada kasus Misbakhun ini. Dan Misbakhun bebas dengan murni dari semua tuduhan yang dilayangkan oleh dirinya yang menyatakan bahwa Misbakhun korupsi.

Setelah bisa bernafas lega karena tidak terbukti bersalah, Mukhamad Misbakhun tidak patah semangat dalam dunia berpolitik yang dianggap oleh dirinya keras. Maka sebaliknya dengan masalah yang didapatkan dirinya ini, seakan lebih membuat dirinya lebih berani untuk berada di dalam duni yang saat ini Misbakhun geluti.

Misbakhun mengungkapkan "saya yang kuat di isu keuangan, sempat dipinggirkan di Komisi II (pemerintahan). Saya tetap bersemangat, tetap serius. Tetapi tax amnesty macet, akhirnya saya sendiri diminta masuk lagi ke Komisi Keuangan untuk mengurusinya".

Misbakhun juga menambahkan "litisi melebihi kucing. Dia bisa hidup, mati, hidup, mati, hidup lag".

Misbakun kembali mengatakan "tapi ingat juga. Kalau di medan perang, ada peribahasa, kill or to be killed. Kalau di politik Indonesia, ada istilah 'nyawa politisi melebihi kucing'. Dia bisa hidup, mati, hidup, mati, hidup lagi".

Misbakhun menganggap bahwa dari kasus Misbakhun ini adalah sebuah pelajaran yang amat penuh dengan hikmah terutama saat dirinya berada dalam sel tahanan, karena menurut pendapatnya penjara adalah salah satu tempat yang membuat dirinya bisa merasakan kebebasan dari kekuasaan penguasa.

Misbakhun juga menuturkan "penjara tempat yang telah membebaskan saya dari rasa takut saya pada semua kekuasaan manusia".

Misbakhun juga menjelaskan bahwa dirinya sudah memaafkan orang-orang yang telah mendzolimi dirinya, terutama tokoh yang telah menjerumuskannya ke dalam penjara dengan tuduhan Misbakhun korupsi.


Dalam proses peninjauan kembali telah membuat kehidupannya jauh lebih indah dan memberikan makna untuk membangun persatuan persaudaraan yang baru sesama manusia.

Comments

Popular posts from this blog

Pemahaman Akan Terorisme Lebih Dipahami Oleh Istri Abu Hamzah

Peppy: Turunnya BB Karena Dapat Motivasi dari Agung Hercules

Kasus Misbakhun Didugaan Kuat Memang Sengaja Dikriminalisasi