Posts

Showing posts from May, 2019

Para Korban Aksi 22 Mei Bisa Mendapatkan Perlindungan LPSK

Image
Pembahasan terkait hal perlindungan korban aksi 22 Mei, diakui Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Livia Istania DF Iskandar belum mengadakan pembahasan hal tersebut. Belum adanya pembahasan hal tersebut karena belum ada pembicaraan di rapat peripurnyanya terkait perlindungan dari korban kericuhan aksi 22 Mei, ujar Livia. "Saya nggak tahu ya, belum ada permohonan perlindungan. Yang saya tahu karena kami setiap Senin rapat paripurna, jadi belum rapat. Biasanya dibahas dalam rapat paripurna," kata Livia di Senayan City, Jakarta, Sabtu (25/5/2019). Tidak hanya menunggu untuk para korban mengajukan permohonan perlindungan fisik ataupun perlinfungan psikis, tutur Livia. Tetapi, LPSK juga pro aktif dalam hal menjemput bola terkait masalah yang sedang viral di kalangan publik ini. "Kalau kita lebih ke perlindungan saksi dan korban. Kalau ada saksi dan korban yang kemudian dia terancam karena merasa tidak bebas untuk memberikan kesaksian karena a...

Direktur Eksklusif Presidium IPW Ungkap Ada Sejumlah Faksi di KPK

Image
Di internet Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ada sejumlah faksi hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksklusif Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Menurut Neta, adanya persaingan antar faksi itu sudah tidak wajar karena sudah melibatkan institusi lain. Bahkan, persaingan itu sudah berlangsung cukup lama dan diperparah pada saat Pilpres berlangsung. Faksi yang berseteru tersebut ialah "Taliban" dan "India". "Sekarang berkembang isu bahwa di internal KPK itu ada polisi India dan polisi Taliban. Ini kan sangat berbahaya," kata Neta saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019). Neta menyebutkan bahwa faksi 'Taliban' adalah kelompok dari Novel Baswedan dan Faksi 'India' adalah kelompok Non Novel Baswedan. "Indikasi cakar-cakaran di intenal KPK itu sudah kita dengar sejak awal Januari dan itu makin parah menjelang Pilpres. Sayangnya para komisioner KPK tidak bertindak tegas dan membiarkan ...